Kanker adalah Suatu penyakit akibat pertumbuhan sel yang abnormal akibat terjadinya pembelahan sel yang sangat cepat dan tidak terkontrol sehingga tumbuh menjadi suatu jaringan atau massa walaupun factor pemicunya telah hilang.

Penyakit Kanker yang ditandai dengan pertumbuhan sel secara tidak terkendali, yang memiliki kemampuan untuk menyusup dan merusak sel-sel sehat di dalam tubuh.

Setiap sel tubuh memiliki pusat pengendali yang bernama nukleus. Nukleus terdiri serangkaian rantai DNA yang berfungsi sebagai pengatur sifat dan cara kerja masing-masing sel, termasuk untuk membelah diri. Namun pada saat terjadi mutasi pada sel, informasi genetik sel dalam rantai DNA mengalami kerusakan, tercetak ganda atau bahkan hilang, pada saat proses pembelahan sel. Pada kanker, terjadi mutasi di mana sel-sel akan membelah diri terlalu banyak sehingga akan membentuk jaringan tumor.

DATA KANKER MENURUT WHO ( ORGANISASI KESEHATAN DUNIA ).

Dari tahun ke tahun angka kejadian kanker terus meningkat seiring kemajuan zaman dan berubahnya gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat.

Menurut WHO, setiap 11 menit ada 1 penduduk dunia yang meninggal dunia kerena kanker dan setiap 3 menit ada 1 penderita kanker baru. Data dari tahun 2015 saja, di seluruh dunia terdapat lebih dari 12 juta penderita kanker dan 8,8 juta diantaranya meninggal dunia.

Di Eropa terdapat 3 juta kasus kanker baru setiap tahunnya dan 2 juta diantaranya meninggal dunia, Angka harapan hidup penerita kanker 60 % dibandingkan bukan penderita kanker.

 

POTENSI PENDERITA KANKER DI INDONESIA.

Di Indonesia, kanker menjadi penyumbang kematian ketiga terbesar setelah penyakit jantung. Penyebab utama kanker di Indonesia adalah pola hidup yang tidak sehat, seperti kurang olahraga, merokok, dan pola makan yang tak sehat.

Dari segi biaya, penyakit kanker merupakan penyakit nomor 2 di Indonesia, setelah hemodialisis yang banyak menghabiskan dana pemerintah.

 

Secara Nasional prevalensi penyakit kanker pada penduduk semua umur di Indonesia tahun 2013 saja mencapai 1,4 %  atau diperkirakan sekitar 374.792 orang disusul Jawa

Yogyakarta memiliki prevalensi tertinggi sebesar  4,1 %

Propinsi Jawa Tengah dengan estimasi penderita kanker sebesar 68.638 orang Propinsi Jawa Timur 61.230 orang, kedua propinsi tersebut dengan estimasi penderita terbanyak.

Penyakit merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia, terutama disebabkan oleh Kanker Paru, Kanker Hati, Kanker Perut, Kolorektal Dan Kanker Payudara adalah penyebab terbesar kematian setiap tahunnya. Dari tahun 2003 saja indonesia menduduki peringkat no 6 di dunia terbanyak penderita kanker.

BERDASARKAN JENIS SEL YANG TERSERANG, KANKER DAPAT DIBAGI MENJADI 5 KELOMPOK YAITU:

  1. KARSINOMA.

Kanker yang berasal dari jaringan kulit atau jaringan lapisan luar organ dalam. Karsinoma dibagi menjadi beberapa subtipe antara lain adenokarsinoma, kanker sel basal, kanker sel skuamosa, dan kanker sel transisi.

  1. SARKOMA.

Kanker yang berasal dari jaringan ikat seperti jaringan tulang, jaringan tulang rawan, jaringan lemak, jaringan otot, dan jaringan pembuluh darah.

  1. LEUKEMIA.

Kanker yang berasal dari jaringan pembentuk darah seperti sumsum tulang. Kanker jenis ini menyebabkan produksi sel darah secara berlebihan yang akan kemudian dilepaskan ke aliran darah.

  1. LIMFOMA DAN MIELOMA.

Kanker yang berasal dari sel-sel pada sistem kekebalan tubuh.

  1. KANKER DI OTAK DAN SUMSUM TULANG BELAKANG.

Yaitu kanker yang berasal dari jaringan sistem saraf pusat.

 

 

Faktor Penyebab Resiko Terjadinya Kanker, Menurut Penelitian Sebagai Berikut :

 

  1. Faktor Karsinogen atau Zat Kimia.

Diantaranya : Zat Kimia, Radiasi, Virus, Hormon dan Iritasi Kronis asap rokok dan tembakau menyebabkan Kanker Mulut, Kanker Lidah Dan Kanker Paru. Daging yang dipanggang (sate), Ikan dan daging yang diasap, steak,hamburger, daging & ikan yang dimasak dengan suhu tinggi menyebabkan Kanker Payudara, Kanker Usus Dan Kanker  Pancreas Karsinogen yang mengandung zat amin  aromatik seperti  zat pewarna industri menyebabkan Kanker Kandung Kemih.

Karsinogen berbahan Nitrosamin terdapat pada bahan aktif makanan seperti : Ikan Asin, Terasi, Kornet apabila di metabolism oleh bakteri Komensal menyebabkan Kanker Lambung dan Kanker Hati.

 

  1. Faktor Biologik.

Hormon adalah zat yang dihasilkan oleh kelenjar tubuh yang memiliki fungsi untuk merangsang kerja organ organ tubuh. Tetapi kelebihan suatu Hormon  tertentu dapat memicu timbulnya Kanker, antara lain :

  1. Diethylstilbestrol adalah hormone sex buatan yang dipakai pada pakan ternak atau disuntik untuk menggemukkan ternak terbukti sebagai penyebab timbulnya Kanker Rahim dan Kanker Payudara. Begitu pula dengan Estrogen menyebabkan Kanker Endometrium dan Kanker Payudara.
  2. Mikotaksin, Toksin Jamur : Aspergilus Flavus pada kacang tanah, Bumbu Pecal, Selai Kacang, Jagung yang rusak tengik menyebabkan Kanker Hati.
  3. Parasit : Schistosoma menyebabkan Kanker Kandung Kemih, Clonorchis menyebabkan Kanker Empedu.

 

  1. Faktor Radiasi.

ü  Radiasi UV, akibat terjadinya radiasi sinar matahari yang berlebihan secara langsung, misalnya pekerja kasar.

ü  Radiasi Pengion, radiasi elektromagnetik atau partikel yang mampu menghasilkan ion, langsung mauoun tak langsung dalam lintasannya menembus materi, misalnya : sinar-X, sinar gamma, Partikel alfa, partikel beta, proton, electron,positron dan partikel berat bermuatan.

 

  1. Faktor Virus.

Virus yang dapat menyebabkan kanker disebut Virus Ongkogenik.

Beberapa Virusdapat menyebabkan Kanker seperti :

Human Papiloma Virus ( HPV ) ——- ca.serviks

Epstein Barr Virus ( EBV ) —— ca.nasopharing, Limfoma Burkit, Hodgkin Disease

Hepatitis B Virus ( HBV ) —— ca.hati

Cyto Magalo Virus ( CMV ) —– ca.kaposi pada AIDS

Helocobacter Pilori —— ca.lambung

 

FAKTOR LAIN PENYEBAB KANKER.

  1. RIWAYAT KELUARGA, Mutasi genetik dapat diwariskan dari orangtua. Jika seseorang memilik anggota keluarga yang menjadi penderita kanker, ada kemungkinan orang tersebut memiliki risiko terkena kondisi yang sama. Dianjurkan bagi orang yang memiliki riwayat kanker dalam keluarga untuk menjalani tes genetik guna memeriksa adanya mutasi genetik turunan pada orang tersebut.
  2. USIA, Perkembangan kanker pada seseorang dapat terjadi dalam jangka waktu yang sangat lama, karena itu kebanyakan penderita kanker adalah para lansia di atas umur 65 tahun. Meskipun begitu, kanker juga dapat dialami oleh siapapun tanpa memandang usia
  3. FAKTOR PERILAKU / GAYA HIDUP, diantaranya : Merokok, Obesitas, Pola makan yang tidak sehat, Alkohol dan kurang aktifitas fisik.
  4. KONDISI KESEHATAN KRONIS. Beberapa penyakit kronis dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker. Seperti misalnya KOLITIS ULSERATIFdapat meningkatkan risiko terjadinya KANKER USUS BESAR pada seseorang.
  5. LINGKUNGAN, Faktor lingkungan dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker pada seseorang. Contohnya adalah senyawa kimia berbahaya seperti asbestos atau benzenaMerokok juga meningkatkan risiko terjadinya kanker, terutama kanker paru-paru.
  6. INFEKSI, Beberapa virus dapat menjadi penyebab atau peningkat risiko terjadinya kanker. Contohnya adalah virus hepatitis B dan C yang dapat menyebabkan terjadinya Kanker Hati. Selain itu, infeksi virus HPV (human papilloma virus) pada wanita dapat menyebabkan terjadinya Kanker Serviks.
  7. GANGGUAN SISTEM IMUN, Penderita gangguan sistem imun atau orang dengan sistem imun yang lemah lebih mudah terkena kanker dibanding orang sehat. Gangguan sistem imun dapat berasal dari infeksi seperti HIV/AIDSatau obat-obatan yang menekan daya tahan tubuh.